Caleg DPRA dari Partai Aceh Laporkan Dua PPK ke Panwaslu Aceh Timur - Jurnal Pasee Blog's

Caleg DPRA dari Partai Aceh Laporkan Dua PPK ke Panwaslu Aceh Timur



Caleg DPRA dari Partai Aceh Laporkan Dua PPK ke Panwaslu Aceh Timur

JurnalPasee, Aceh TimurCaleg DPRA nomor urut 4 dari Partai Aceh DPW Aceh Timur, M Yusuf atau yang akrab dikenal Panglima Ucok, melaporkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Peureulak Kota, dan Peureulak Timur, dengan dugaan telah menggelembungkan suara Caleg DPRA nomor urut 5 dari partai yang sama.


“Hari ini kami datang ke Panwaslu Aceh Timur, melaporkan PPK Peureulak, dan Peureulak Timur, dengan dugaan telah melakukan penggelembungan suara kepada caleg DPRA nomor urut 5 dari partai yang sama dari Partai Aceh,” ungkap M Yusuf, alias Panglima Ucok, Jumat (10/5/2019) sore.


Mereka membawa dokumen bukti dugaan pelanggaran, yang diserahkan kepada staf Panwaslu Aceh Timur, Maulidin.
Munajir Arani mengatakan, PPK Peureulak Kota diduga telah melakukan penggelembungan suara Caleg DPRA nomor urut 5 pada formulir DA1 hasil pleno di kecamatan.
Munajir menyebutkan, PPK Peureulak, diduga tiga kali mengeluarkan formulir DA1 hasil pleno kecamatan, dengan hasil yang berbeda.
Yang pertama jelas Munajir, sesuai dengan data pada form C1, Caleg DPRA nomor 5, memperoleh sebanyak 3.089 suara.
Tapi dalam Form DA1 hasil pleno, yang dikeluarkan, PPK Peureulak berubah menjadi 3.804.
Kemudian, hasil pleno tingkat kabupaten oleh KIP Aceh Timur, diketahui hasil perolehan suara untuk Caleg nomor 5 berubah lagi menjadi 4.086 suara.
Sementara data DA1 hasil pleno PPK Peureulak, yang dimiliki tim pemengangan Panglima Ucok, hanya data DA1 yang kedua dengan jumlah suara Caleg nomor 5 sebanyak 3.804 suara.
“Jadi form DA1 yang pertama, dan form DA1 ketiga yang dikeluarkan PPK Peureulak tidak ada sama kami. Form DA1 yang ketiga diduga dikeluarkan PPK Peureulak secara sembunyi. Kami terkejut, mengetahui hasil pleno tingkat kabupaten, suara Caleg nomor urut 5 menjadi 4.086 suara,” jelas Munajir.
Setelah mengetahui adanya dugaan penggelembungan suara caleg nomor 5 oleh PPK Peureulak, jelas Munajir, kemudian, pihaknya mengumpulkan seluruh C1 yang ada pada saksi.
“Lalu data pada form C1 dari saksi itu kami rekap, dan diketahui hasil ril yang diperoleh caleg DPRA nomor urut 5 di Peureulak sebanyak 3.089 suara. Jadi ada penggelembungan suara di Peureulak untuk Caleg nomor 5 sebanyak 997 suara,” jelas Munajir.
Dugaan penggelembungan suara Caleg nomor urut 5 tidak hanya dilakukan oleh PPK Peureulak, tapi juga diduga dilakukan oleh PPK Peureulak Timur.
Di Peureulak Timur, jelas Munajir, sesuai data salinan C1 yang ada pada pihaknya Caleg DPRA nomor urut 5 memperoleh suara sebanyak 1.632 suara.
“Tapi dalam form DA1 hasil pleno yang dikeluarkan PPK Peureulak Timur menjadi 1.674 suara. Sedangkan, setelah pleno tingkat kabupaten diketahui menjadi 2.123 suara. Jadi di Peuruelak Timur, penggelembungan suara Caleg nomor 5 sebanyak 491 suara, sehingga total penggelembungan suara untuk Caleg nomor 5 di kedua kecamatan tersebut, sebanyak 1.488 suara.
Karena itu kita melaporkan kedua PPK ini, yaitu PPK Peureulak Kota, dan PPK Peureulak Timur, kepada Panwaslu Aceh Timur, “ jelas Munajir.
Hasil rekap tingkap kabupaten, jelas Munajir, M Yusuf alias Panglima Ucok memperoleh suara sebanyak 9.594. Sedangkan, Caleg nomor urut 5 memperoleh suara sebanyak 9.767 suara.
“Jadi caleg nomor 5 lebih unggul dari sebanyak 173 suara akibat dari penggelembungan ini. Karena itu, harapan kami kepada Panwaslu Aceh Timur, agar menindaklanjutinya sesuai ketentuan peraturan yang berlaku,” harap Panglima Ucok.(Sumber:SerambiNews)

Jangan lupa bagikan artikel ini ya!

Berikan pendapatmu tentang artikel ini

loading...
Notification
Ini adalah popup notifikasi.
Done